Wujudkan Generasi Alim Faqih, Remaja LDII Mengkaji Tentang Salat Kota Yogyakarta

Dalam rangka mewujudkan generasi yang alim faqih, berakhlakul karimah dan mandiri, generasi muda LDII Yogyakarta melaksanakan pengajian di Masjid Baitussalam, Jalan Sugeng Jeroni No. 13, Gedongkiwo, Kecamatan Mantrijeron. Sekitar 600 generasi muda LDII dari usia SMA ke atas terlihat memadati masjid.

Tema yang diambil pada pengajian kali ini adalah tentang salat. Mengingat salat adalah ibadah wajib bagi orang Islam dan amalan yang pertama kali dihisab, maka perlu untuk selalu dikaji dan diingatkan.

“Dengan banyaknya pengaruh akhir zaman ini, maka generasi muda LDII dibekali dengan tetap menjaga salat wajibnya dan ditambah amalah ibadah sunahnya,” papar Dewan Penasehat LDII DIY H.Sudayat.

H.Sudayat menambahkan, jika sudah lancar salatnya maka urusan dunianya pun akan mengikuti. “Jangan sampai meninggalkan atau bahkan tidak salat sama sekali, sebab salat itu amalan yang pertama kalinya dihisab kelak diakhirat,” tegasnya.

“Tata cara salat yang benar itu seperti salatnya Rasullulloh SAW. Selain salat juga ditambah dengan amalan lainnya seperti infaq, shodaqoh,” ucap H.Ahmad Sas selaku pengisi materi yang juga sebagai guru Pondok Pesantren Pelajar dan Mahasiswa (PPPM) Baitussalam.

Ahmad menyampaikan, melalui pengajian ini generasi muda diajak untuk melaksanakan tata cara salat yang sesuai Rasulullloh SAW. Membiasakan salat dengan benar dan tertib akan berdampak baik untuk kehidupannya. “Jika kita menjaga salat dan tertib salatnya maka dia termasuk orang yang menjaga dan tertib pada agamanya,” terangnya. [a/lines/d86]

 

Oleh: Rully Sapujagad (contributor) / Fachrizal Wicaksono (editor)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *